Semua orang sepakat jika hidup di dunia
ini memang hanya sementara. Tapi ini bukan berarti kita harus pasrah
untuk menyerahkan hidup kita dalam lingkungan penderitaan. Kita pasti
bukan orang yang pesimis yang hanya yakin jika penderitaan bukanlah
apa-apa setelah kematian menjemput.
Kita diberikan kemuliaan oleh tuhan untuk berpikir dan berusaha
menjadi yang terbaik. Kesejahteraan dan kemuliaan hidup bukanlah
mustahil bagi orang yang optimis.
Hidup akan lebih berarti dan akan terasa lebih panjang jika kita
bersedia untuk memuliakan sesama, berbagi kebahagiaan dan
mensejahterakan diri kita. Disitulah letak kemuliaan manusia
dibandingkan mahluk tuhan lainnya.
Rela menanggung derita karena tidak ada pilihan lain bukanlah
pilihan bijak. Penderitaan dan kesengsaraan akan memuliakan kita dengan
sendirinya.